Spironolakton pada Pasca Salin dengan Penyakit Jantung

Spironolakton diberikan kombinatif dengan furosemid, karena untuk diuretik untuk mengendalikan venous return yang berlebihan. Efek diuretik spironolakton lebih rendah daripada furosemidd.

Spironolakton
Spironolakton juga diberikan karena fungsinya menahan kalium agar pasien hipertensi pulmonalis tidak sampai jatuh ke dalam hipokalemia. http://laurentina.wordpress.com
http://www.georgetterox.blogspot.com

This entry was published on Desember 28, 2012 at 4:28 pm. It’s filed under kelainan medis pada kehamilan and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Bagaimana pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: