Frekuensi Pap Smear untuk Penapisan Kanker Serviks

Disarankan bahwa gadis-gadis sebaiknya baru memulai penapisan untuk kanker serviks paling muda pada usia 21 tahun. Penapisan rutin kanker serviks pada gadis-gadis berusia di bawah itu umumnya tidak efisien karena prevalensi kanker serviks memang jarang.

Apusan pada Pap Smear dioleskan pada kaca objek untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Apusan pada Pap Smear dioleskan pada kaca objek untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Insidensi kanker serviks pada kelompok perempuan berusia 21-30 tahun lebih tinggi. Oleh karena itu, pada kelompok ini, disarankan untuk dilakukan penapisan kanker serviks rutin setiap tiga tahun.

Pada kelompok perempuan berusia 30-65 tahun, dapat dilakukan penapisan kanker serviks rutin setiap 3-5 tahun, yang disertai juga penapisan virus HPV.

Jika perempuan tersebut berusia > 65 tahun, dan selama tiga tes berturut-turut sebelumnya ditemukan hasil yang negatif (di mana tes terbaru diadakan paling lama dalam lima tahun terakhir), maka kemungkinan untuk terkena kanker serviksnya kecil, sehingga tidak perlu dilakukan penapisan rutin ulangan.

Sumber: Saslow dkk, Am J Clin Pathol 2012;137:516-42.

http://laurentina.wordpress.com
http://www.georgetterox.blogspot.com

This entry was published on Januari 1, 2013 at 4:42 pm. It’s filed under kanker serviks and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Bagaimana pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: