Hormon Anti-Mullerian dalam PCOS

Hormon Anti-Mullerian (AMH) ialah hormon yang diproduksi sel granulosa dalam ovarium. Fungsinya ialah pada stadium antral dari folikel, perannya menghambat respons sel folikel terhadap FSH (follicle stimulating hormone), sehingga menginhibisi pematangan folikel. Folikel akan kesulitan untuk mengeluarkan oosit, sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan AMH menyebabkan anovulasi.

AMH menghambat maturasi folikel.

AMH menghambat maturasi folikel.

AMH juga menghambat FSH untuk menstimulasi aktivitas mRNA aromatase dalam sel granulosa, sehingga mengurangi produksi estradiol yang kelak akan menjadi estrogen. Kadar AMH yang tinggi ini nampak pada penderita PCOS.

Jurnal yang ditulis Pellatt dkk (2010) dalam Reprod May 1 (2010) ;139:825-33 ini nampaknya menjelaskan bagaimana ovarium menyabotase dirinya sendiri untuk menjadikannya PCOS. Peningkatan AMH merupakan sesuatu hal yang bersifat herediter, sehingga acapkali PCOS ini sendiri juga merupakan suatu penyakit genetik.

This entry was published on Januari 5, 2013 at 4:36 pm. It’s filed under PCOS and tagged , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Bagaimana pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: