Primary Debulking dan Interval Debulking pada Kanker Ovarium

Manajemen pada kanker ovarium stadium lanjut ialah mengangkat tumor terkait (debulking surgery), lalu melakukan kemoterapi. Namun kesulitan terjadi jika tumor utama tidak dapat diangkat, misalnya karena didapatkan adhesi dengan organ gastrointestinal. Dalam hal ini, operator umumnya mengambil solusi berupa tidak mengoperasi tumornya, namun melakukan kemoterapi untuk mematikan sel-sel kanker yang bersangkutan.

Contoh kanker ovarium stadium IIIC.Tumor ditemukan di dalam ovarium, dan telah menyebar ke peritoneum, dengan ukuran terbesar > 2 cm.

Contoh kanker ovarium stadium IIIC.
Tumor ditemukan di dalam ovarium, dan telah menyebar ke peritoneum, dengan ukuran terbesar > 2 cm.

Vergote dkk (2010) mencoba mengupayakan debulking surgery pada pasien-pasien kanker ovarium stadium IIIC atau stadium IV yang telah dilakukan kemoterapi. Hasilnya, mereka menemukan bahwa upaya interval debulking surgery setelah dilakukan kemoterapi pada kanker ovarium stadium IIIC atau stadium IV, ternyata memberikan angka survival yang sama dengan penderita yang dilakukan primary debulking surgery terlebih dahulu sebelum kemoterapi. Angka survival 2 tahun untuk kedua populasi ini sekitar 50-60%, sedangkan angka survival 5 tahunnya sama-sama 20%.

Vergote dkk dan kawan-kawan juga menjelaskan dalam N Engl J Med 2010;363:943-53 bahwa dalam manajemen kanker ovarium ini perlu ditentukan apakah tumor primer sebetulnya memang berasal dari ovarium atau berasal dari sistem gastrointestinal, karena asal tumor primer ini menentukan prognosis dari kanker tersebut. Untuk menentukan hal ini dapat digunakan penghitungan rasio antara CA-125 dan CEA.

Saya sendiri lebih sering menemukan para penderita kanker ovarium stadium lanjut ini sudah dalam usia yang terlalu tua untuk dioperasi. Kendati manajemen pembedahan merupakan penolong utama untuk membantu penderita kanker ovarium, namun operasi tersebut juga berisiko bagi penderita tersebut. Karena itu manajemen bagi penderita kanker ovarium yang tidak dapat dilakukan primary debulking surgery tidak hanya kemoterapi pendahuluan, namun juga harus dilakukan perbaikan sistem kardiovaskular bagi penderita tersebut.

Gambar diambil dari sini.

This entry was published on Januari 18, 2013 at 4:13 pm. It’s filed under Tumor ovarium and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Bagaimana pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: